Bldaily.id. Untuk menjadi orang yang sabar dan toleran, bisa saja diperlukan waktu seumur hidup untuk mempelajarinya, dan hanya mereka yang mempunyai karakteristik itu, yang benar-benar bisa mencapai kesuksesan besar, contohnya adalah orang yang mendesain Menara Eiffel.

Desain Menara Eiffel pertama kali diajukan oleh insinyur Gustave Eiffel dalam sebuah kompetisi yang diadakan oleh Universal Exhibition 1889 di Paris, untuk mengenang 100 tahun Revolusi Prancis.

Awalnya, pembangunan menara itu mendapat tentangan besar dari masyarakat umum. Menara itu dianggap sebagai sesuatu yang konyol dan akan menyebabkan sakit mata, yang akan merusak pemandangan kota Paris mereka yang indah.

Gustave Eiffel dan gambar pertama dari menara Eiffel. (Kredit: thebl.com)

Sekelompok arsitek dan sarjana bahkan menyatakan keberatan mereka dalam sebuah surat terbuka. Bangunan itu, menurut opini mereka, adalah “tidak berguna” dan “aneh.”

Bangunan itu dikatakan sebagai “tidak berguna” dan “aneh.” (Pixabay)

Suara penentangan paling kuat berasal dari seorang penulis terkenal, Guy de Maupassant. Dia begitu tidak suka, sampai ketika menara itu dibangun, dia mengeluarkan pernyataan, bahwa: ‘dia akan secara berkala naik ke atas menara untuk makan siang,’ yang kemudian membuat orang-orang tertegun. Namun ketika ditanya apa alasannya, Maupassant menjawab, “karena itu akan menjadi cara terbaik untuk menghindari si penyebab sakit mata, yakni, menara itu sendiri.”

Walaupun dihujani dengan begitu banyak kritikan, menara itu tetap dibangun, dan akhirnya dibuka untuk publik. (Wikipedia)

Walaupun dihujani dengan begitu banyak kritikan, menara itu tetap dibangun, dibuka ke publik dan diberi nama berdasarkan nama Gustave Eiffel sendiri.

Sejak dari permulaan dibuka, menara Eiffel telah menarik sejumlah besar pengunjung. Di tahun 1889 saja, menara Eiffel telah dikunjungi oleh 2 juta orang, memecahkan rekor dunia saat itu.

Menara Eiffel telah dikagumi secara internasional, dan adalah ikon tak terbantahkan dari kota Paris. Sampai kini, menara itu telah terus memegang rekor dunia sebagai bangunan yang paling banyak dikunjungi, sekaligus juga sebagai penyumbang keuntungan sangat besar bagi ekonomi Prancis.

Menara Eiffel telah menjadi simbol kebanggaan bagi negara Prancis. Menara itu juga telah menjadi sumber inspirasi bagi beragam karya seni rupa, literatur, dan film. Kemudian, pembangunan menara Eiffel juga telah diakui oleh para akademisi elit, contohnya, Thomas Edison sang penemu terkenal, menyebut Gustave Eiffel sebagai, ‘Sir Eiffel, sang insinyur pemberani.’

Menara Eiffel telah dikagumi secara internasional, dan telah menjadi simbol kebanggaan bagi negara Prancis. (Publicdomainpictures)

Insinyur Gustave Eiffel serta para pendukungnya, berhasil mengalahkan segala kontroversi, untuk mendukung dan membangun sebuah pencapaian arsitektur terbesar yang pernah dibuat oleh manusia, dan untuk kemudian benar-benar diakui.

Jika saat itu, Gustave Eiffel goyah dan dikalahkan oleh segala kritikan. Paris mungkin tidak akan memiliki simbol keeleganan dan kebanggaannya yang sangat dikagumi oleh orang-orang di seluruh dunia.

Dari masa lalu sampai sekarang, hanya mereka yang mampu bertahan dari segala kritikan, yang mampu mencapai keberhasilan sejati. Semakin besar ambisinya, maka semakin besar pula penentangnya, namun lewat kesabaran dan keyakinan diri, barulah hal besar berhasil dicapai.

Semakin tinggi sebuah pohon, semakin kencang angin yang menerpanya.

Jika hati seseorang mudah tergerak, bagaimana bisa dia bersabar? Jika seseorang tidak bisa bersabar, bagaimana bisa dia mencapai keberhasilan besar? (LL)

Sumber: thebl.com

Share

VIDEO POPULAR