Jika istri Anda terlalu independen, wahai laki-laki, sesungguhnya Anda adalah seorang pecundang.

Bldaily.id. Jika seorang wanita diberi kasih sayang dan kebahagiaan yang cukup, dia tidak perlu belajar menjadi wanita yang independen. Namun apabila wanita sering diabaikan dan mendapat kekecewaan, maka dia perlu belajar untuk menjadi wanita yang independen.

Sebagai lelaki sejati, apakah Anda berharap agar istri Anda bahagia bersama Anda, ataukah menjadi wanita yang independen sendiri?

Ada sebuah kisah, di suatu masa, ada seorang wanita ingin berlibur bersama suaminya. Namun suaminya selalu beralasan bahwa dia sibuk, sekalipun liburan itu sudah direncanakan sejak jauh-jauh hari. Sejak itu, sang istri sering pergi berlibur sendiri tanpa ditemani suaminya.

Suatu malam setelah berjalan-jalan bersama teman-temannya, dia mau pulang namun hujan turun dengan lebatnya. Dia lalu menelepon suaminya agar dijemput, namun suaminya justru marah dan berkata: “Di luar sedang hujan lebat, tidak bisakah kamu pulang sendiri?” Sejak itu, dia selalu membawa payung dan jas hujan setiap kali keluar rumah.

Dulu, ketika dia keluar bersama suaminya, dia selalu ingin agar suaminya menggandeng tangannya, namun suaminya selalu menolak untuk berjalan bergandengan tangan. Sejak itu, dia tidak pernah berharap lagi untuk disayangi lagi oleh suaminya, dan mulai belajar menjadi wanita yang independen.

Setiap kali ada kegiatan reuni, dia selalu ingin mengajak suaminya untuk ikut hadir bersamanya, namun suaminya selalu beralasan sibuk bekerja. Melihat teman-temannya sering bersama dengan suami mereka, hatinya sering merasa kosong dan sepi.

Ketika dia rindu suaminya, dia menelepon untuk melepaskan rindu. Namun, setelah beberapa kali mendapat jawaban bahwa suaminya sedang sibuk ataupun sedang berkumpul bersama kawan-kawannya, dia tidak pernah mau lagi mengganggu suaminya.

Ketika anaknya sakit, dia sangat cemas dan menelepon suaminya untuk memberi kabar kesehatan anak mereka. Namun si suami malah bertanya: “Kenapa anak kita bisa sampai sakit lagi?” Sejak itu, dia tidak lagi mau merepotkan suaminya ketika menghadapi masalah ataupun membutuhkan bantuan.

Kadang, wanita sangat mengharapkan kasih sayang lelaki, apalagi ketika menghadapi persoalan.

Jika si suami selalu asyik memberi alasan sibuk dan mengabaikan mereka, maka si istri akan belajar untuk tidak bergantung lagi padanya.

Wahai laki-laki, jika istri Anda membutuhkan kehadiran Anda, pastikan Anda ada di sisinya.

Jangan biarkan istri Anda menghadapi masalah sendirian.

Jangan biarkan istri Anda menjadi terlalu independen! Karena jika istri Anda terlalu independen, itu hanya menunjukkan bahwa Anda adalah laki-laki pecundang!

 

Share

VIDEO POPULAR