Oleh: Olivia Li

Paska pertemuan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Ada yang unik terkait presiden otoriter Korea Utara itu.

Setelah gagal mencapai kesepakatan dengan Donald Trump, Kim Jong Un meninggalkan Vietnam pada Sabtu 2 Maret 2019.

Beberapa kejadian detail yang menarik terungkap terkait kunjungan Kim Jong Un yakni menyoroti perasaan khawatir yang mendalam pemimpin rezim komunis Korea Utara itu.

Surat kabar Korea Selatan, Chosun Ilbo memberitakan bahwa para pengawal Pemimpin Korea Utara menghabiskan waktu lima jam untuk membersihkan semua jejak Kim Jong Un yang mungkin ditinggalkan di hotel.

Kim Jong Un meninggalkan Hotel Melia Hanoi di Vietnam pada jam 09:30 pagi, tanggal 2 Maret 2019.

Ketika seorang wartawan Chosun Ilbo tiba di hotel sekitar pukul 14:00, akses ke lantai 21 dan 22 masih dibatasi dengan penjagaan tim keamanan Korea Utara di tangga.

Kim Jong Un tetap di lantai 22 dan memimpin pertemuan di lantai 21. Sementara itu, tim keamanan sibuk membersihkan ruangan dan lorong di dua tingkat ini.

Chosun Ilbo menganalisis bahwa mengingat waktunya, tim keamanan kemungkinan menghapus semua “biomarker” yang mungkin ditinggalkan Kim Jong Un, seperti helai rambut, sidik jari, atau air liur.

Media Korea Selatan lainnya, Aju Business Daily melaporkan pada pada Sabtu tanggal 2 Maret 2019, Kim Jong Un tidak pernah tampil di muka umum dalam periode 27 jam setelah kembali ke hotel pasca Konferensi Tingkat Tinggi Amerika Serikat dengan Korea Utara.

Kim Jong Un tidak keluar dari hotel sampai jam 03:20 dinihari waktu setempat. Pada Jumat 1 Maret 2019, dia bertemu dengan pemimpin Vietnam Nguyen Phu Trong.

Rencana semula Kim Jong Un akan meninggalkan Vietnam pada sore hari Sabtu tanggal 2 Maret 2019. Namun, karena kegagalan negosiasi, ia meninggalkan negara itu sekitar pukul 10.00 pagi waktu setempat. (asr/rp)

Share

VIDEO POPULAR