Siti Aisyah, perempuan asal Serang akhirnya terbebas dari dakwaan pembunuhan Kim Jong-Nam, kakak seayah dari pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un.  

Pembebasan resmi Siti Aisyah terjadi, seiring pencabutan dakwaan yang dilakukan jaksa sesuai kewenangan Jaksa Agung Malaysia. Kasus pembunuhan itu terjadi pada tanggal 13 Februari 2017 silam di Malaysia.

Merespon pembebasannya itu, Siti Aisyah menyampaikan rasa bahagianya saat jumpa pers bersama Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly dan sejumlah pejabat terkait di Kuala Lumpur, Malaysia, pada Senin 11 Maret 2019.

Siti Aisyah sangat berterima kasih kepada pemerintah Indonesia dan pemerintah Malaysia serta tim pengacara yang selama ini mendampinginya di persidangan.

Pembebasan Siti Aisyah atas kewenangan Jaksa Agung Malaysia berdasarkan Pasal 254 Kitab Hukum Acara Pidana Malaysia. Pembebasan itu diputuskan oleh hakim Azmin Ariffin dalam persidangan di Pengadilan Tinggi Shah Alam, Malaysia. Dalam putusannya, hakim Azmin mengabulkan permohonan jaksa yang mencabut dakwaan pembunuhan yang sebelumnya didakwakan terhadap Aisyah.

Pembebasan Siti Aisyah tak terlepas dari peran pemerintah Indonesia yang intens melakukan lobi kepada pemerintah Malaysia hingga akhirnya dakwaan pembunuhan dicabut.

Tindakan melobi Jaksa Agung Malaysia dilakukan Menteri Hukum HAM atas perintah Presiden Joko Widodo.  Menurut Dirjen Administrasi Hukum Umum (AHU) Kemenkum HAM Cahyo Rahadian Muzhar melalui keterangan tertulis, pada Senin 11 Maret 2019, permintaan pembebasan terhadap Siti Aisyah ini, sesuai dengan arahan Presiden Jokowi setelah menggelar koordinasi bersama Menteru hukum HAM, Menteri luar negeri, Kapolri, Jaksa Agung, dan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN).

Kementerian Hukum dan HAM mengajukan permintaan pembebasan terhadap Siti Aisyah karena Siti Aisyah meyakini apa yang dilakukannya semata-mata untuk kepentingan acara reality show sehingga Siti Aisyah tidak pernah memiliki niat untuk membunuh Kim Jong-nam

Selain itu, Siti Aisyah sudah dikelabui dan tidak menyadari sama sekali bahwa dia sedang diperalat pihak intelijen Korea Utara.  

Sebelumnya, pada tahun lalu sudah dilakukan pertemuan membahas pengajuan pembebasan Siti Aisyah yang dilakukan Presiden Jokowi dengan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad. Pertemuan pertama pada 29 Juni 2018 di Bogor. Pertemuan kedua antara Menteri hukum dan HAM dengan Perdana Menteri Malaysia pada 29 Agustus 2018 di Putrajaya, Malaysia.

Pada persidangan ke-66 yang digelar pada Senin 11 Maret 2019, pembebasan Siti Aisyah dihadiri Dubes Indonesia untuk Malaysia Rusdi Kirana dan jajaran Kemenkum HAM dan Kementerian luar negeri di Mahkamah Tinggi Shah Alam, Selangor, Malaysia.

Menelisik Kembali Kasus Siti Aisyah

Siti Aisyah diduga telah telah membunuh Kim Jong-Nam dengan racun VX di tengah keramaian Bandara Internasional Kuala Lumpur pada 13 Februari 2017 silam. Untuk diketahui Racun VX dikategorikan sebagai senjata pembunuh massal oleh PBB dan dilarang penggunaannya di seluruh dunia.

Siti Aisyah mengaku hanya diajak melakukan adegan lelucon acara reality show dan dibayar RM 400 atau setara dengan Rp 1,2 juta untuk ‘iseng’ kepada Kim Jong-Nam.

Selanjutnya Siti Aisyah ditangkap polisi di sebuah hotel di Selangor, Malaysia pada 16 Februari 2017 pukul 02.00 waktu setempat atau dua hari setelah Jong-Nam tewas.

Kemudian Siti Aisyah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pembunuhan Kim Jong-Nam. Siti Aisyah dijerat dengan dakwaan sesuai Pasal 302 KUHP tentang pembunuhan. Dia terancam hukuman mati.

Namun Siti Aisyah bersikukuh tidak tahu kalau zat yang dibawanya  telah membunuh Kim Jong-nam. Dia  ini mengira zat VX yang dibawanya adalah baby oil.

Siti Aisyah menjadi terdakwa bersamaan dengan Doan Thi Huong asal Vietnam

Proses persidangan pun berjalan dan sempat beberapa kali dilakukan penundaan. Hingga kemudian persidangan digelar pada 11 Maret 2019 dengan agenda pembelaan. Putusan hakim Azmin Ariffin mengabulkan pencabutan dakwaan, Aisyah dibebaskan dari tahanan pada Senin tanggal 11 Maret 2019. Duta Besar Indonesia untuk Malaysia, Rusdi Kirana  segera akan memulangkan Siti Aisyah ke Tanah Air. (bgx)

Share

VIDEO POPULAR