Bldaily.id.

Daya Cipta

Printer 3D bekerja dengan susah payah mencetak objek lapis demi lapis. Untuk objek yang lebih besar, proses itu bisa memakan waktu berjam-jam atau bahkan berhari-hari.

Tetapi sekarang para ilmuwan di University of California, Berkeley telah menemukan jalan pintas: sebuah printer yang dapat menirukan objek dalam satu tembakan menggunakan cahaya – dan yang dapat, berpotensi, merevolusi teknologi manufaktur yang cepat.

Replikator

Penelitian tersebut, yang diterbitkan dalam jurnal Science kemarin, menggambarkan sebuah printer yang oleh para peneliti juluki sebagai “replikator”.

Ini bekerja lebih seperti pemindaian Computed Tomography (CT) daripada printer 3D konvensional. Ini membangun gambar 3D dengan memindai objek dari berbagai sudut, kemudian memproyeksikannya ke dalam tabung resin sintetis yang mengeras ketika terkena intensitas cahaya tertentu. Dalam dua menit, misalnya, tim mampu membuat patung kecil dari patung “The Thinker” karya Auguste Rodin yang terkenal.

3D Printing 2.0

Replikator mungkin memiliki implikasi inovatif, tetapi ia memiliki beberapa keterbatasan yang melekat: objek yang dihasilkannya kecil, dan memerlukan resin sintetis khusus untuk memproduksi.

Tapi ini teknologi baru yang menarik – dan teknologi yang bisa mengarah ke masa depan.

Sumber:futurism

Share

VIDEO POPULAR