Bldaily.id. Ramalan perihal Falun Dafa, Liu Bowen, dan bencana besar dunia hingga dunia masuk ke dalam era baru tertulis pada Pagoda Jinling Tiongkok, Pagoda Jinling di Tiongkok tsb dibangun di Kota Nanjing sekitar 1400 M oleh penasihat militer dan ilmuwan terkenal Dinasti Ming, Mr. Liu Ji (alias Liu Bowen).

Karena pagoda tersebut diruntuhkan pada awal abad 20 atas perintah panglima Chiang Kaishek, tulisan monumen ini lantas ditemukan. Tulisan itu dituangkan dalam bentuk syair berbahasa Tiongkok, dengan teka-teki tentang hal-hal yang diramalkan dan akan terjadi antara 500-600 tahun setalah Dinasti Ming.

Pagoda Jinling, Pagoda Jinling
Penafsiran: menunjukkan Pagoda Jinling di Nanjing Tiongkok.

Dibangun oleh Liu Ji, diruntuhkan oleh Jieshi
Penafsiran: Liu Ji adalah Liu Bowen sedang Jieshi adalah Chiang Kaishek.

Pagoda diruntuhkan, tentara dan rakyat saling membunuh
Penafsiran: Sampai waktunya pagoda akan runtuh, tentara perang hancur di dalam negeri komunis Tiongkok.

Kepala berumput menghadapi orang dengan kepala berumput
Penafsiran: “Kepala berumput” yang pertama menunjukkan komunis; “orang dengan kepala berumput” yang kedua menunjukkan “Chiang Kaishek”.

Sampai terakhir hanya “setengah kura-kura yang menciut, banjir besar mengalir di mana-mana seluruh daerah terendam”, “punggung orang yang berjalan di jalan menghadap ke barat”
Penafsiran: Tiga kalimat tersebut masing-masing berpadan dengan tulisan “Mao” “ Ze” “Dong” dalam tulisan Mandarin.

Matahari terbit di Timur dan tenggelam di Barat
Penafsiran: Simbol dari penyerbuan Jepang ke Tiongkok dan akhirnya dapat dikalahkan oleh Tiongkok, Amerika dan Inggris.

Setiap rumah tangga mengalami penderitaan yang mengerikan
Penafsiran: Penduduk Tiongkok dicelakai oleh invasi Jepang.

“De” dan “Yi” bebas tanpa ikatan, kemakmuran yang berlimpah-limpah lenyap dalam sebuah mimpi
Penafsiran: Fasis Jerman dan Itali kalah perang dan menyerah.

Bendera merah, bintang besar
Penafsiran: Bendera merah adalah kaum komunis Tiongkok dan 5 sudut bintang terbit.

Setiap rumah tangga masih menderita
Penafsiran: Orang-orang Tiongkok masih hidup dalam kemiskinan.

Tiga gunung sulit berpijak terus, lima anak-anak semua dipromosikan dengan bangga
Penafsiran: Kebudayaan tradisional dihancurkan dan orang-orang yang berhubungan dipromosikan dengan bangga.

Tubuh dan pikiran sibuk, sibuk, sibuk; “angin bersih” jembatan runtuh jalan ibarat gila-gilaan
Penafsiran: Karena dipromosikan orang-orang menjadi sibuk untuk kepentingan pribadinya, pada awalnya jujur dan tulus tanpa main korupsi akhirnya menjadi bejat dan korup.

Ketika Anda membentuk satu partai saya juga satu partai
Penafsiran: Dalam membentuk partai bersama, keinginan mencari keuntungan pribadi sangat besar.

Duduk di balai tinggi, makan makanan bermutu, sama sekali tidak peduli dengan perkabungan orang lain
Penafsiran: Dalam kenyataannya, orang-orang ini hanya menjaga kekuasaan, keuntungan dan kepentingannya sendiri, tidak peduli terhadap hidup mati orang lain.

28 orang memperoleh popularitas, walaupun semai jarum bisa memenangi pedang dan tombak
Penafsiran: Dalam karakter tulisan Tiongkok 28 digabung menjadi kata “komunis”, komunis membohongi rakyat untuk memperoleh kepercayaan, hingga tumbuh dari kecil menjadi besar dan merampas kekuasaan.

Cahaya bintang kecil, menghindari cahaya bintang, dua puluh akan membawa 2 orang pergi ke utara. Meninggalkan kayu rumah, bingung di jalan, pergi ke mana-mana semua orang memfitnah.
Penafsiran: Sang Sadar dengan kategori kayu dan pengikutnya yang berkultivasi dan berlatih difitnah, pergi meninggalkan negara Tiongkok, pengikutnya kehilangan tempat tinggal.

Memalang pintu pada lautan luas, sungai yang luas namun tidak luas
Penafsiran: Keadaan komunis Tiongkok menutup sosial masyarakatnya.

Ladang yang baik terbentang luas tidak ada pria yang menggarapnya, sutera yang sangat baik tidak ada wanita yang memintal
Penafsiran: Kemerosotan ekonomi di bawah pergerakan politik kaum komunis.

Gadis cantik pilih kasih pada jenderal, Anda dan saya saling membantu
Empat air, hari kayu yang beruntung, tiga harimau mengaum keras
Penafsiran: Karakter tulisan Tiongkok “empat”, “air”, “beruntung” bila digabungkan adalah tulisan Tiongkok “Ze”, “kayu” dan “hari” dalam kata Tiongkok digabung menjadi “Dong” dan “tiga” dan “harimau” dalam kata Tiongkok digabung menjadi “Biao”.

Orang kulit putih sungguh-sungguh mempunyai kekuatan, tapi karena hati berbunga burung ketakutan, mengenyahkan air pergi dari Han selatan, anak di luar kembali ke ibu negara.
Penafsiran: Hongkong kembali ke Tiongkok.

Penuh dan kosong ada ketentuannya, kemakmuran dan kemunduran juga ada nihilnya.
Penafsiran: Segala sesuatu ditentukan oleh keinginan langit.

“Gunung Spirit” mengalami bencana besar, kobaran api jatuh ke dalam gelombang terapung yang besar
Bencana, bencana, bencana, para dewa juga tak terelakkan.
Penafsiran: Yang dimaksud dengan “Gunung Spirit” adalah sebuah gunung besar dalam alam semesta, yang disinggung dalam agama Buddha adalah gunung ini, adalah tempat berkumpulnya para Buddha, Tao dan Dewa. “Jatuh ke dalam gelombang terapung yang besar” maksudnya adalah tenggelam dan terapung. Kalimat tersebut artinya kekuatan pelurusan hukum alam semesta, membersihkan, mengasimilasi dan menata kembali segala sesuatu dalam alam semesta, termasuk juga “Gunung Spirit” di dalamnya, umat manusia di dunia juga tidak terkecualikan.

Hantaran tiupan angin timur bertiup menyebabkan duka cita pada rumput dan kayu.
Penafsiran: Partai Komunis Tiongkok selalu menganggap dirinya sebagai angin Timur. Dalam alam semesta suatu kekuatan lama mengganggu pelurusan hukum dengan mempergunakan Partai Komunis menindas Dafa dan manusia di dunia, Partai Komunis sepanjang ini selalu melihat khalayak ramai enteng ibarat rumput dan sayur. Dan “kayu” menunjukkan orang yang berkategori “kayu” (Master Falun Gong). Dalam penindasan kejahatan semua adalah cara, kebohongan agar orang-orang berdosa terhadap hukum alam, sangat menyedihkan! Orang yang berkategori “kayu” yang menyelamatkan orang melihat umat manusia di berbagai tingkat berdosa terhadap hukum alam, sungguh menyedihkan!

Banjir deras menggapai langit dan mengejar matahari
Penafsiran: Kejahatan yang menyiksa Dafa ibarat banjir besar atau binatang ganas, merambah langit menyelimuti bumi, berangan-angan menindas para praktisi Falun Gong, dengan kebrutalan dan keganasan, tetapi betapa brutal dan ganas pun masih belum sanggup menutupi seluruh langit dan matahari.

Enam akar yang tidak murni hanyut mengikuti ombak
Penafsiran: Para praktisi yang keterikatannya terlalu berat atau tidak giat belajar Fa tidak dapat dianggap sebagai kultivator yang sejati, dalam pengujian hanya bisa terhanyut terbawa arus.

Buah sejati berhasil dikultivasi akan naik ke podium langit
Penafsiran: Hanya pengikut Dafa yang teguh baru dapat berhasil berkultivasi menuju ke langit, mencapai kesempurnaan memperoleh buah sejati.

248,379
Penafsiran: 2 tambah 4 adalah 6. 248 berarti kalender Imlek hari ke-8 bulan ke-6. Yaitu pada pada 20 Juli 1999 ini adalah hari dimulainya penindasan terhadap Falun Gong, sampai musim semi suatu tahun tertentu penindasan selesai. “379” mungkin menunjukkan kalender Imlek hari ke-16 bulan ke-3

Akar penyebab bencana penindasan sudah lama waktunya
Penafsiran menunjukkan:
(1) Dalam alam semesta ada hukum terbentuk, bertahan, rusak, hancur.
(2) Manusia dalam sejarah secara perlahan-lahan mengalami dekadensi, hingga sampai masa sekarang kualitas moralnya sudah sangat merosot.
Dengan melihat ini, gangguan dan penindasan terhadap hukum alam semesta (Dafa) serta pada masa yang akan datang yang dihadapi makhluk hidup tentang adanya penyingkiran secara besar-besaran adalah pasti.

3 dan 10 atau 37 orang, tanah air yang indah permai akan berubah warna
Penafsiran: Menunjukkan dalam masyarakat yang baik, yang jahat dan yang dapat melangkah masuk ke masa akan datang, Dafa akan membawa kebudayaan sesungguhnya yang seharusnya dimiliki umat manusia.

Kuda tidak mengangguk batu tenggelam ke dasar, sesudah bunga merah mekar kemudian bunga putih (editor Zhengjian mencatat seharusnya kuning) mekar, orang cantik datang ke atas Gunung Emas Ungu.
Penafsiran: Jika penindasan terhadap Dafa pada tahun kuda tidak selesai, maka batu sendi merah akan tenggelam dan lenyap. “Sesudah bunga merah mekar kemudian” berarti komunis tidak akan kembali hidup lagi. “Bunga “kuning mekar”, para kultivator Falun Gong lebih banyak memakai seragam kuning dari aliran Buddha, Falun Dafa akan membawa kemakmuran dan kebudayaan baru bagi masyarakat dunia. “Orang cantik datang ke atas Gunung Emas Ungu”, yang dimaksud dengan “Gunung Emas Ungu” di sini adalah kota Beijing di Tiongkok, “orang cantik datang” menunjukkan ada orang datang dari Amerika. (Karakter tulisan cantik sama dengan karakter tulisan Amerika dalam tulisan Mandarin).

Satu bencana demi satu bencana, satu celaka demi satu celaka.
Penafsiran: Menunjukkan segala sesuatu yang dilakukan oleh partai komunis Tiongkok terhadap orang Tionghoa dalam berkali-kali kegiatan politik, termasuk Falun Gong sekali ini, setiap bencana dan penyiksaan semua harus dibayar.

19 wanita cantik berumur 55, tempat yang baik orang terkemuka menghasilkan golongan atas yang baru.
Pahlawan mencabut habis bulu di batu, darah mengalir di tongkat ukur puluhan ribu orang mengerang
Kepala tumbuh tanduk, mata memancarkan sinar, semua penduduk tidak perlu panik dan tangis
Masa kemakmuran bagi negari Tiongkok akan datang, empat musim menanam bahan pangan yang damai dan tenteram
Penafsiran: Menunjukkan masalah yang akan terjadi di masa akan datang (tentang masa yang akan datang yang lebih mendetail tidak dijelaskan di sini).

Satu udara membunuh ribu puluhan juta, kambing besar lebih ganas dari macan tutul dan serigala
Penafsiran: “Kambing besar” menunjukkan tahun 2003 –tahun kambing, “satu udara” menunjukkan semacam wabah, tidak dapat dilihat, tidak dapat diraba, namun berhubungan dengan penyakit asma dan pernapasan, oleh sebab itu disebut “udara”, mungkin dapat mengakibatkan puluhan juta orang meninggal.

Udara yang ringan menggerakkan gunung yang tinggi, seutas benang besi pun sulit ditahan
Penafsiran: Wabah penyakit kelihatannya seperti segumpal udara, namun membuat penyelenggara negara terguncang, itu juga menunjukkan seriusnya wabah penyakit. “Seutas benang besi pun sulit ditahan”, tidak ada cara mencegah dan menahannya.

Manusia ketemu harimau ganas sulit menghindar, orang yang beruntung tinggal di desa pegunungan
Kota yang makmur, berubah menjadi lautan yang luas
Gedung pencakar langit, berubah menjadi lumpur hancur
Penjelasan: “Harimau ganas” menunjukkan Jiang, orang ini lahir pada tahun harimau, kejam namun kepribadiannya palsu. Penindasannya terhadap Dafa telah membawa bencana besar bagi umat manusia. Kekejaman buruknya ibarat harimau. Para pejabat tidak melakukan kebajikan, masyarakat dicelakai. “Orang yang beruntung tinggal di desa pegunungan” mungkin menunjukkan orang yang baik hati, orang yang lurus ini tidak tercemar bersama-sama dalam “kota yang makmur, gedung pencakar langit”, secara samar-samar tidak turut serta dengan kelompok Jiang tercemar.

“Kota yang makmur, berubah menjadi lautan yang luas”, “gedung pencakar langit yang tinggi, berubah menjadi lumpur hancur” membuat kita teringat kembali pandangan runtuhnya kota besar Babilon dalam “…dalam Alkitab.” Kota besar Babilon menunjukkan Beijing.

Orang tua mati, sulit dikubur
Bapak-ibu mati, anak cucu mengangkatnya
Segala makhluk sama-sama mengalami bencana, kutu busuk dan semut pun juga tidak luput
Penafsiran: Di sini menjelaskan pandangan ketika Fa meluruskan dunia manusia pada masa yang tidak lama lagi, orang yang berdosa akan disingkirkan oleh wabah penyakit, banjir, api atau cara lainnya. Itu merupakan pandangan duka cita dan sedih.

Beruntung dua batang pilar kayu membantu menopang rumah besar. Burung terbang kambing pergi pulang ke kampung halaman
Dapat bertemu dengan kelinci kayu dapat memperpanjang umur, manusia langit diberkati kegembiraan dan kesehatan
Bagi mereka yang memahami makna terpendam, keberuntungan dan kamasyhuran berlangsung ratusan generasi
Penafsiran: “Dua batang pilar kayu” digabung dalam tulisan Mandarin menjadi “hutan”, dan juga menonjolkan “kayu”, yaitu “kayu” dalam lima unsur: namun “kelinci kayu”, dalam lima unsur termasuk kategori “kayu”, ini menunjukkan Sang Sadar yang menyelamatkan orang lahir pada tahun kelinci. Tentang ini banyak ramalan sudah mengatakannya. Secara sederhana dapat dikatakan: menghadapi bencana, makhluk hidup adalah beruntung bertemu dengan Falun Dafa yang diajarkan belas kasih Sang Sadar yang dilahirkan pada tahun kelinci kayu. Jika Anda dapat memperoleh Dafa, Anda dan lingkungan Anda akan diberkati. Walaupun Anda tidak tertarik dalam kultivasi, memperlakukan Dafa dan praktisi dengan baik akan membawa Anda kebaikan yang besar.

Gedung pencakar langit dan gedung bertingkat menjulang tinggi ke angkasa langit, kendaraan berhilir mudik dengan ramai malah tenggelam hilang
Ikan mas di kolam air yang dangkal akhirnya mengalami bencana, sibuk selama ratusan tahun lenyap dalam sebuah mimpi.
Penafsiran: Kemasyhuran permukaan Komunis Tiongkok, biar “gedung pencakar langit dan gedung bertingkat” ataupun “kendaraan berhilir mudik dengan ramai”, adalah ibarat “ikan mas di kolam air yang dangkal”, tidak akan tahan lama. Begitu masa kebaikan dan kejahatan mendapat balasan, segala kebohongan dan pemalsuan akan musnah dalam sekejap. Kemudian orang baik yang tidak (berbuat jahat terhadap Dafa) akan masuk ke Era Baru.

Sumber: erabaru.net

Share

VIDEO POPULAR