Kabar penyadapan perangkat ponsel dan laptop yang dilakukan oleh Rezim Komunis Tiongkok sudah tak asing lagi. Bukan hanya menyadap perangkat warga negaranya, mereka juga menyadap perangkat para tamu, wisatawan, dan siapapun yang datang ke Tiongkok.

Kasus penyadapan itu menjadi perhatian penting pemerintah Amerika Serikat. Peringatan dilontarkan oleh National Counterintelligence and Security Center (NCSC) atau  Pusat Keamanan Nasional dan Anti Mata-mata Amerika Serikat。

Belum lama ini, William Evanina Direktur NCSC Amerika Serikat mengatakan bahwa jika Anda melakukan perjalanan ke Tiongkok, sebaiknya jangan menggunakan ponsel atau laptop pribadi.

Jika anda menggunakannya, perangkat anda kemungkinan telah tersadap! Artinya informasi di dalam perangkat anda bisa dicuri.

Sebagai contoh, saat  Anda tinggal di sebuah hotel di Tiongkok dan perangkat ponsel dan laptop terhubung ke WiFi,  segala aktivitas Anda segera disadap! Seterusnya, dimanapun Anda berada walaupun sudah kembali ke negara asal, informasi Anda akan terus dicuri.

Di dunia internasional, baik di Amerika Serikat, negara-negara Barat atau negara demokrasi lainnya, penyedia e-commerce atau penyedia WiFi adalah organisasi swasta independen. Mereka tidak berasal dari pemerintah, tidak ada pemantauan pemerintah.

Namun di Tiongkok berbeda. Penyediaan WiFi dan penyediaan layanan komunikasi seperti itu dikendalikan oleh pemerintah Komunis Tiongkok, sehingga mereka mudah memantau.

Kondisi itu tidak hanya terjadi di Tiongkok, namun juga di seluruh dunia. Apabila Anda menginap di hotel-hotel yang didanai Tiongkok, maka akan disadap dan dipantau terus. Soalnya WiFi di dalamnya, atau sistem jaringan telah dikendalikan pemerintah komunis Tiongkok dengan cara menanamkan spyware berbahaya.

Jadi jelas perangkat ponsel, laptop menjadi sangat tidak aman.

Sebenarnya, informasi seperti ini bukan berita baru lagi. Pada bulan Juni tahun lalu, Menteri Pertahanan Amerika Serikat, James N. Mattis, melakukan kunjungan tiga hari ke Tiongkok. Setelah selesai kunjungan, ponsel dan laptopnya langsung dibuang. Mereka tidak mau ambil resiko.

Kedutaan Besar Amerika Serikat sudah mengantisipasi dengan  menyiapkan dua perangkat ponsel  dan laptop pengganti.

Mereka menggunakan satu set perangkat di luar Tiongkok, satu set lagi di Tiongkok. Setalah selesai kunjungan, semua perangkat dibuang atau diserahkan ke kedutaan besar di Amerika Serikat. Pasalnya, pemerintah Komunis Tiongkok akan menanamkan perangkat lunak atau spyware berbahaya  ke dalamnya. Dengan demikian Pemerintah Komunis TIongkok bisa menguping alias mencuri data rahasia di dalamnya.  Tentu saja itu sangat berbahaya bagi Pertahanan Amerika Serikat.

Jika penyadapan dan pencurian itu terjadi, maka akan membawa kerugian besar bagi keamanan nasional Amerika Serikat. Bisa saja beberapa kondisi perang dapat saja terjadi kapan saja.

Sejauh ini, Pusat Keamanan Nasional dan Anti-Mata-mata Amerika Serikat secara terbuka mengumumkan hal itu. Jelas itu menunjukkan bahwa anti-spyware antara Tiongkok dan Amerika Serikat diangkat ke tingkat yang lebih tinggi. Sebuah kasus yang belum pernah terjadi sebelumnya. Bukan lagi kecurigaan atau diisyaratkan.

Jadi jika  Anda pergi ke Tiongkok jangan membawa ponsel dan laptop Anda. Jika tinggal di hotel yang didanai oleh komunis TIongkok, jangan mengoperasikan ponsel dan laptop Anda, karena akan disadap dan dipantau terus menerus. (lim/rp)

Share

VIDEO POPULAR