Uang tunai Rp 101,1 Triliun disediakan Bank Indonesia tahun ini menyambut Natal dan Tahun Baru 2019.

Ketersediaan uang tunai selama libur Natal dan Tahun Baru sudah tercukupi. Hal itu seperti dinyatakan oleh Gubernur BI Perry Warjiyo yang memastikan uang tunai selama Libur Natal dan Tahun Baru akan tercukupi, baik di wilayah pusat maupun daerah.

Sementara itu menurut Deputi Gubernur BI Rosmaya Hadi, terjadi kenaikan kesediaan uang tunai pada masa liburan tahun ini jika dibandingkan dengan tahun lalu.

Kalau tahun 2018 ada prediksi kenaikan 10,3 persen dari tahun lalu, di mana tahun lalu sebesar Rp 91,7 triliun. Sementara tahun ini sebesar Rp 101,1 triliun.

Penyebarannya, menurut Rosmaya untuk wilayah Pulau Jawa di luar Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) sebesar Rp 28, 4 triliun dengan pangsa pasar 28,1 persen.

Penyebaran ketersediaan uang tunai di wilayah timur Indonesia sebesar Rp 28,1 triliun dengan pangsa pasar 27,7 persen.

Di Sumatera, BI menyediakan uang tunai sebesar Rp 21,2 triliun dengan pangsa 21 persen. Menurut Rosmaya, 98 persen dari uang tunai tersebut dalam bentuk pecahan tunai, sementara 2 persen lainnya baru pecahan kecil.

Di sisi lain, pihak bank pun mempersiapkan layanannya selama liburan Natal dan Tahun Baru.

PT Bank Negara Indonesia Tbk ( BNI) menyiapkan langkah-langkah terkait operasional kantor cabangnya.

Untuk Sabtu-Minggu tanggal 22-23 Desember 2018, sebanyak 78 kantor BNI tetap beroperasi sebagai Outlet Weekend Banking.

Sedangkan selama cuti bersama dan hari libur Natal 2018, yaitu pada 24 Desember sebanyak 71 kantor cabang dan 25 Desember 2018 sebanyak 65 kantor cabang tetap beroperasi secara terbatas. (bgx)

Share

VIDEO POPULAR